Teori Kecerdasaan Emosi

A. Arti Penting Kecerdasan Emosional (EQ)


Kecerdasan emosi merupakan kapasitas manusiawi yang dimiliki oleh seseorang dan sangat berguna untuk menghadapi, memperkuat diri, atau mengubah kondisi kehidupan yang tidak menyenangkan menjadi suatu hal yang wajar untuk diatasi. Emosi yang kurang terolah juga dengan mudah menyebabkan orang lain itu kadang sangat bersemangat menyetujui sesuatu, tetapi dalam waktu singkat berubah menolaknya, sehingga mengacaukan kerja sama yang disepakati bersama orang lain. Maka, orang itu mengalami kegagalan.


 Jadi, kecerdasan emosional adalah gabungan dari semua emosional dan kemampuan sosial untuk menghadapi seluruh aspek kehidupan manusia. Kemampuan emosional meliputi, sadar akan kemampuan emosi diri sendiri, kemampuan mengelola emosi, kemampuan memotivasi diri, kemampuan menyatakan perasaan orang lain, dan pandai menjalin hubungan dengan orang lain. Kemampuan ini, merupakan kemampuan yang unik yang terdapat di dalam diri seseorang, karenanya hal ini merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kemampuan psikologi seseorang. Dan apabila kemampuan untuk memahami dan mengendalikan emosi siswa dalam belajar sudah baik, maka hal itu akan menumbuhkan semangat, motivasi, dan minat untuk belajar pada diri mahasiswa.


Faktor yang menentukan Kecerdasan Emosional

1.) Faktor Psikologis
2.) Faktor pelatihan emosi
3.) Faktor pendidikan



B. Macam-macam Emosi

Perbedaan rangsang yang diterima oleh indra memberikan pengaruh terhadap perasaan seseorang. Adanya perbedaan pengaruh tersebut, menimbilkan emosi yang berbeda pula. Seperti orang yang mengalami musibah menjadi sedih siswa yang naik kelas menjadi senang. Macam-macam emosi berdasarkan pengaruh perangsang yang diterima indra antara lain emosi marah, emosi sedih, emosi iri, emosi takut, dan emosi cinta.


C. Cara Mengendalikan Emosi

Semua orang pernah mengalami takut, sedih, cinta, iri, dan marah. Jika Anda pernah mengalami emosi-emosi seperti itu, maka Anda harus dapat mengendalikan dan mengarahkannya secara positif. Apabila tidak, maka emosi-emosi tersebut dapat merugikan diri sendiri bahkan orang lain.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan dan mengarahkan emosi secara positif, yaitu:

1. Setiap tindakan anda harus didasarkan pada akal sehat.
2. Berpikir tentang akibat negatif yang mungkin terjadi.
3. Berusaha untuk memaafkan kesalahan orang lain.


                                                                                             http://www.stikom.edu/

Komentar