Contoh Kasus Pengedalian Emosi
Kasus Bunuh Diri Live di FB Contoh Ketidakmampuan Kontrol Emosi
Contoh kasus
Fenomena media sosial bisa memberikan dampak sangat negatif bagi masyarakat. Hal ini baru saja terjadi pada kasus yang baru saja terjadi karena ada seseorang pria meyiarkan langsung detik-detik bunuh diri karena ditinggal istrinya.
Pemahaman saya
contoh kasus diatas menjadi kasus yang marak terjadi dalam setiap pola kehidupan. seorang suami harus ditinggal istrinya dan otomotis sang suami pun akan meluapkan emosi marahnya yang tidak bisa dikendalikan. namun pada kenyataannya, Seseorang harus memiliki pertahanan diri dari dalam. Pertahanan tersebut berupa kemampuan diri untuk mengendalikan emosi dan konflik. manusia bisa mengendalkikan emosi negatif di dalam dirinya tanpa melukai diri dan orang lain dan disalurkan dengan cara positif serta sehat.
Kemarahan itu suatu hal yang normal. Karena kemarahan bisa digunakan secara positif asalkan tujuan akhir dan benar dari penggunaan emosi ini adalah mengatur segala sesuatu supaya benar dan memperbaiki yang kesalahan. Namun, yang sering terjadi adalah emosi yang semakin memuncak dan seringkali menjadi tidak dapat dikendalikan lagi. Pada saat memuncak inilah, seringkali tanpa berpikir melakukan hal yang dapat merusak dan sebenarnya malah memperburuk keadaan. seperti membunuh, bunuh diri, dll
http://www.stikom.edu/
Contoh kasus
Fenomena media sosial bisa memberikan dampak sangat negatif bagi masyarakat. Hal ini baru saja terjadi pada kasus yang baru saja terjadi karena ada seseorang pria meyiarkan langsung detik-detik bunuh diri karena ditinggal istrinya.
Pemahaman saya
contoh kasus diatas menjadi kasus yang marak terjadi dalam setiap pola kehidupan. seorang suami harus ditinggal istrinya dan otomotis sang suami pun akan meluapkan emosi marahnya yang tidak bisa dikendalikan. namun pada kenyataannya, Seseorang harus memiliki pertahanan diri dari dalam. Pertahanan tersebut berupa kemampuan diri untuk mengendalikan emosi dan konflik. manusia bisa mengendalkikan emosi negatif di dalam dirinya tanpa melukai diri dan orang lain dan disalurkan dengan cara positif serta sehat.
Kemarahan itu suatu hal yang normal. Karena kemarahan bisa digunakan secara positif asalkan tujuan akhir dan benar dari penggunaan emosi ini adalah mengatur segala sesuatu supaya benar dan memperbaiki yang kesalahan. Namun, yang sering terjadi adalah emosi yang semakin memuncak dan seringkali menjadi tidak dapat dikendalikan lagi. Pada saat memuncak inilah, seringkali tanpa berpikir melakukan hal yang dapat merusak dan sebenarnya malah memperburuk keadaan. seperti membunuh, bunuh diri, dll
http://www.stikom.edu/
Komentar
Posting Komentar